
Penyerahan Beasiswa S2 PAI, Attaqwa Care Dukung Peningkatan Kompetensi Guru
BEKASI, 15 Oktober 2026 – Attaqwa Care (LAZISWAF Attaqwa) terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pengelolaan Program Beasiswa S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi guru tetap Yayasan Attaqwa. Sebanyak tujuh guru terpilih memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Institut Attaqwa KH. Noer Alie (IAN) pada Tahun Akademik 2026/2027.
Program ini diselenggarakan oleh Yayasan Attaqwa dengan melibatkan dua lembaga di bawah naungannya, yakni Attaqwa Care sebagai pengelola beasiswa dan Institut Attaqwa KH. Noer Alie sebagai penyelenggara pendidikan. Pelaksanaannya sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-70 Attaqwa.
Penyerahan beasiswa berlangsung pada 15 Oktober 2026 di sela-sela kegiatan Jambore Attaqwa 2026 di Cibubur. Ketua Umum Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, M.A., menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada para penerima, didampingi Rektor Institut Attaqwa KH. Noer Alie, Dr. H. Saiful Bahri, dan Ketua Attaqwa Care, H. Ahmad Syafiudin, S.Th.I., M.M.
Dari Proses Seleksi hingga Komitmen Pengabdian
Sebagai pengelola program, Attaqwa Care berperan dalam pelaksanaan seleksi administrasi serta koordinasi program beasiswa bersama Yayasan Attaqwa dan IAN. Para calon penerima telah melalui serangkaian tahapan seleksi administrasi, akademik, dan wawancara sebelum ditetapkan tujuh guru yang memenuhi persyaratan.
Ketujuh penerima beasiswa tersebut adalah Abd. Jabbar Natsir dan Bahrul Ulum dari MTs Attaqwa Pusat Putra, Angelita Sevila dan Ari Setiono dari MIT 01, Hafid Saefullah dari MTs Attaqwa Pusat, Syifa Fauzia dari SMP Attaqwa Pusat, serta Wais Alqorni dari MA Attaqwa 02.
Ketua Attaqwa Care, H. Ahmad Syafiudin, S.Th.I., M.M., menegaskan bahwa kesempatan melanjutkan pendidikan ini harus disertai tanggung jawab untuk menyelesaikan studi dan menjaga nama baik lembaga.
“Para penerima beasiswa hendaknya menyelesaikan studi sesuai dengan masa studi yang telah ditetapkan dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, jagalah nama baik Attaqwa, Institut Attaqwa KH. Noer Alie, Attaqwa Care, serta satuan pendidikan tempat masing-masing bertugas,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam menyampaikan laporan perkembangan akademik setiap semester dan laporan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami berharap setiap penerima beasiswa menyampaikan laporan perkembangan studi secara berkala pada setiap semester dan memberikan laporan setelah menyelesaikan pendidikan. Lebih dari itu, setelah lulus, para penerima beasiswa diharapkan kembali mengabdikan ilmu dan kompetensinya di lingkungan Yayasan Attaqwa,” tambahnya.
Program beasiswa ini disertai komitmen pengabdian selama enam tahun di lingkungan Yayasan Attaqwa. Ketentuan tersebut diharapkan dapat mendorong para penerima untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan bagi pengembangan satuan pendidikan tempat mereka bertugas.
EduCare: Menguatkan Pendidikan melalui Peningkatan Kualitas Guru
Melalui pilar EduCare, Attaqwa Care berupaya mendukung pengembangan pendidikan, termasuk peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Program Beasiswa S2 PAI menjadi salah satu langkah untuk memberikan kesempatan kepada para guru dalam memperluas pengetahuan, meningkatkan kualifikasi akademik, dan mengembangkan kompetensi profesional.
Peningkatan kualitas guru memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang lebih baik. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan pascasarjana diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, pembinaan karakter, serta pengembangan satuan pendidikan di lingkungan Perguruan Attaqwa.
Sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-70 Attaqwa, program ini juga mencerminkan keberlanjutan perjuangan pendidikan yang telah dirintis oleh K.H. Noer Alie. Melalui pengelolaan beasiswa yang terarah dan komitmen pengabdian para penerima, Attaqwa Care berharap manfaat program ini dapat terus berkembang dan menjangkau generasi peserta didik berikutnya.