attaqwacare.org

Attaqwa Care Salurkan Bantuan Tahap Pertama untuk Warga Terdampak Bencana Sumatera

 

Bekasi, 10 Januari 2026 — Setelah banjir bandang dan longsor memutus akses serta mengubah rutinitas hidup banyak keluarga di Aceh, dapur-dapur warga dan posko pengungsian menjadi titik bertahannya harapan. Di tengah kondisi tersebut, Attaqwa Care (LAZISWAF Attaqwa) menuntaskan penyaluran bantuan tahap pertama bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Melalui amanah para donatur, Attaqwa Care berhasil menghimpun dana sebesar Rp140.638.000. Dukungan ini datang dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan, masjid dan musholla, komunitas, hingga donatur perorangan yang bersama-sama menguatkan langkah kemanusiaan di Aceh. Dari total dana tersebut, Rp79.300.200 telah direalisasikan pada tahap pertama penyaluran.

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar, yaitu pangan. Sebanyak 4 ton beras, 400 liter minyak goreng, 65 dus mi instan, dan 760 kaleng sarden didistribusikan ke wilayah-wilayah yang terdampak langsung. Logistik ini menjangkau 12 titik lokasi, meliputi dapur umum, posko pengungsian, kampung-kampung yang sempat terisolasi, hingga lembaga pendidikan dan pesantren yang menjadi tumpuan warga sekitar.

Di lapangan, relawan mendapati masih banyak keluarga yang belum dapat kembali ke rumah. Dapur umum masih beroperasi untuk memastikan kebutuhan pangan harian tetap terpenuhi. Bantuan yang datang menjadi penguat di tengah keterbatasan yang masih dirasakan warga.

“Di beberapa titik, warga masih sepenuhnya bergantung pada dapur umum. Ketika bantuan datang, bukan hanya kebutuhan pangan yang terpenuhi, tetapi juga semangat mereka untuk bertahan. Itu yang paling terasa di lapangan,” ujar Ustadz Muhammad Al Habsyi, relawan Attaqwa Care yang terlibat langsung dalam penyaluran di Kabupaten Bener Meriah.

Kisah lain datang dari salah satu kampung terdampak yang sempat terisolasi. “Kami bertemu seorang bapak yang sehari-hari berjualan durian. Karena akses terputus dan beras tidak ada, beliau bercerita sudah beberapa hari hanya makan durian untuk bertahan hidup. Saat menerima beras, beliau diam cukup lama, lalu berkata, ‘Alhamdulillah, akhirnya bisa makan nasi lagi.’ Momen itu sulit kami lupakan,” ungkap Ustadz Endang Sunarya, relawan Attaqwa Care yang turut mendampingi penyaluran di lapangan.

Secara akuntabilitas, dari dana yang disalurkan pada tahap pertama, 93% dialokasikan untuk belanja bantuan logistik, sementara 7% digunakan untuk operasional distribusi, termasuk transportasi menuju wilayah dengan medan yang menantang. Setelah penyaluran tahap pertama, sisa dana sebesar Rp61.337.800 telah disiapkan untuk tahap lanjutan, dengan fokus pada penguatan dapur umum dan bantuan pangan bagi warga yang masih berada di pengungsian.

Attaqwa Care menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan yang telah menggerakkan ikhtiar kemanusiaan ini. Setiap amanah yang dititipkan telah berubah menjadi bantuan nyata dan sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Seiring proses pemulihan yang masih berlangsung, donasi untuk penyaluran tahap berikutnya masih dibuka, agar harapan yang telah tumbuh dapat terus dijaga hingga kondisi masyarakat kembali pulih.

___
Attaqwa Care, Sesuai Syariah Mendatangkan Berkah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *